Cerita Rakjat

pancasila-749041
Pic: bondan bondowoso

Syahdan di negeri dongeng nun jauh sebelah matahari…

“Anda kan kami yang bayar, kenapa situ jadi marah kalau kami menuntut Anda menjalankan kewajiban? Kami berhak protes karena kami adalah pemilik sah tanah ini!” begitu sergah Rakjat.

“Kalian boleh protes, tapi harus sesuai dengan aturan hukum. Karena negara ini adalah negara hukum!” jawab Pelajan.

“Begini ya. Coba bayangkan, kami adalah pemegang saham, lalu menggaji seorang CEO dan direktur-direktur lain untuk mengelola perusahaan. Eh, ternyata kalian ambil dengan perlahan tapi pasti aset-aset perusahaan untuk kepentingan sendiri. Padahal jelas-jelas kalian harus bekerja untuk kepentingan kami, tapi malah nyuri. Siapa sekarang yang tidak taat hukum?” ujar Rakjat sebelum banjir masuk ke rumahnya, membangunkannya dari mimpi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s