Metro Mini dan Keadilan

img_20141020_071732
Pic: istimewa

Menurut pengamatan, bis Metro Mini sudah sedikit yang beroperasi. Jika dulu jalan Kyai Maja dan sekitar pasar Mayestik, Jakarta Selatan bisa lewat bis warna jingga itu dalam jangka waktu dua-tiga menit untuk berbagai trayek, tapi sekarang sudah semakin jarang.

Selain memang Metro Mini sudah dikurangi armadanya untuk nantinya bergabung dengan TransJakarta, asumsi lain adalah karena semakin agresifnya layanan ojek online. Sehingga banyak, terutama kelas menengah, yang lebih memilih moda transportasi baru ini. Kenyamanan ini pasti sangat dinikmati oleh warga kelas menengah Jakarta. Untuk jarak kurang lebih 10km, dengan kurang lebih Rp20000, kita sudah bisa sampai di depan rumah atau tempat tujuan. Kita pun tidak perlu menunggu lama, seperti kita menunggu bis yang semakin jarang. Cukup menunggu di dalam rumah atau kantor. Dalam hitungan menit, ojek akan datang menjemput dan mengantarkan kita sampai di depan rumah atau ke mana pun tujuannya.

Dengan menggunakan Metro Mini, kita perlu menunggu di sisi jalan, berdesakan di dalam bis yang panas dan tidak nyaman, supir yang ugal-ugalan, membayar sekitar Rp3500, dan belum tentu sampai tepat depan rumah atau tujuan. Belum lagi jika kita perlu melanjutkan dengan moda transportasi lain untuk sampai tujuan. Artinya, diperlukan biaya lagi untuk menyambung perjalanan, plus mungkin kita perlu jalan kaki untuk benar-benar sampai tujuan.

Dengan asumsi demikian, bis yang dulu adalah andalan warga Jakarta, dari anak sekolah, ibu-ibu yang berbelanja, hingga pegawai negeri atau swasta, sekarang menjadi kian bergeser target pasarnya. Bis Metro Mini adalah moda transportasi paling murah tarifnya di Jakarta (Bajaj saja lebih mahal tarifnya) untuk sekali jalan. Sehingga target pasar atau pengguna utama bis tersebut adalah masyarakat dengan daya beli paling rendah. Untuk bayar ojek, dirasa masih terlalu mahal. Selain tarif mahal, juga karena mereka belum tentu memiliki ponsel pintar untuk memasang aplikasi ojek online yang digunakan untuk memesan ojek. Ada bis pengumpan dengan  tarif yang sama dengan Metro Mini tapi jangkauannya masih terbatas. 

Jika asumsi ini terbukti, jelas keadilan masih jauh dari ideal.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s