Menggugat ‘Radikal’

Mendengar istilah ‘radikal’ disandingkan dengan agama, terutama Islam sudah bukan hal baru. Konotasinya negatif. Padahal jika diletakkan sesuai konteks tidak seseram itu.

Dalam KBBI, ‘radikal’ ada beberapa definisi. Yang pertama adalah sesuatu yang mendasar. Lalu, definisi berikutnya terkait dengan politik adalah amat keras menuntut perubahan. Arti lainnya yang lebih positif adalah maju dalam berpikir atau bertindak. 

Dikaitkan dengan definisi dari KBBI, ‘Islam radikal’ bisa diartikan Islam yang mendasar atau Islam yang secara politis menuntut suatu perubahan dan bisa juga Islam yang maju dalam pikiran dan tindakan. 

Islam jelas harus mendasar misalnya dalam beribadah shalat. Misalnya shalat Maghrib ya pasti tiga rakaat, tidak mungkin ditawar jadi dua atau empat rakaat. Atau hal yang paling dasar adalah meyakini bahwa tiada tuhan selain Allah. Jelas ini mendasar dan tidak berkonotasi buruk. Islam mendasar sepertinya dapat disamakan dengan Islam yang fundamental.

Definisi kedua, Islam yang menuntut dengan keras perubahan. Mungkin definisi ini yang paling dekat dengan maksud para pemakai istilah ‘Islam radikal’. Lagi-lagi jika dikembalikan dalam suatu konteks misalnya demokrasi, tentu tidak jadi masalah jika gerakan kelompok atau bahkan ummat Islam menginginkan suatu perubahan. Apa pun perubahan itu selama tidak melanggar hukum dan merugikan orang banyak, bukanlah suatu yang buruk. Misalnya, perubahan dalam hal keadilan agar pengadil berubah untuk lebih adil dalam berpihak kepada yang benar, bukan siapa yang bayar.

Definisi ketiga, Islam yang maju dalam berpikir dan bertindak. Ini jelas harapan semua ummat Islam di dunia, agar Islam tampil di depan dan tidak kalah dari peradaban dan bangsa lain di dunia.

Dari ketiga definisi tersebut, jika diletakkan dalam suatu konteks, istilah ‘radikal’ bukanlah sesuatu yang buruk, atau dekat dengan kekerasan, intoleransi dan bahkan terorisme. Lalu, mengapa kerap istilah itu digunakan? Mungkin karena ingin dikesankan bahwa Islam yang mendasar itu kuno, Islam yang ingin berubah itu sama dengan melawan kemapanan atau Islam menjadi maju itu berbahaya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s