Proses. Belajar.

Bagaimana belajar dengan berproses? Bukankah belajar itu harus satu arah? Dari guru atau dosen ditransfer ke siswa-siswanya. Tanpa perlu melalui proses belajar. Lalu, apa progresifnya kalau berpikir seperti itu? Bukankah pendidik adalah ujung tombak manusia untuk berpikir maju dan kritis?

Ungkapan life is a journey not a destination terucap bukan tanpa alasan. Hidup adalah proses. Salah satunya adalah proses belajar. Tidak akan mungkin manusia hidup akan benar-benar sampai di tempat atau kondisi yang final karena hidup adalah proses. Begitu juga pembelajaran.

Dalam berproses, terutama proses belajar, kita perlu MENGALAMI. Setelah langsung mengalami sesuatu yang sedang dipelajari, kita perlu MENGURAIKAN pelajaran apa yang didapat dari proses alami tadi. Lalu, di sini mulai dikenalkan pada teori yang sesuai sebagai framework untuk MENGANALISIS pengetahuan yang sudah didapat sejauh proses ini. Sampailah pada KESIMPULAN.

Lalu, berhenti? Puas? Jelas tidak. Pengetahuan baru ini kembali masuk dalam lingkaran proses awal lagi yaitu ‘mengalami’ sendiri menggunakan pengetahuan baru tersebut.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s